JURNALNUSANTARA.ID, BUOL - Kabar gembira bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Buol, Tunjangan Hari Raya (THR) dan Tambahan Penghasilan Pegawai THR (TPP-THR) untuk Ramadan 2025 telah selesai dibayarkan.
Demikian juga pembayaran Siltap atau penghasilan tetap untuk para perangkat desa se-Kabupaten Buol yang rampung bersamaan, ini diharapkan berdampak positif bagi perekonomian masyarakat jelang Lebaran Idulfitri 1446 Hijriyah.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Buol, Syarif Pusadan, mengonfirmasi bahwa pencairan ini telah dilakukan secara bertahap sejak sepekan terakhir.
Proses pembayaran ini mengikuti instruksi langsung dari Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, yang menginginkan agar dana tersebut segera diterima pegawai agar bisa dimanfaatkan lebih awal.
"Kami telah memproses pencairan sejak seminggu lalu secara bertahap. Alhamdulillah, sebelumnya THR untuk ASN dan Siltap aparat desa telah rampung, dan hari ini pembayaran THR TPP juga sudah selesai 100 persen," ujar Syarif (28/3).
Bupati Buol melalui Staf Khususnya, Moh. Zukri, menyampaikan bahwa kebijakan pencairan lebih cepat ini bertujuan untuk meningkatkan daya beli masyarakat menjelang hari raya.
"Bupati telah menginstruksikan langsung kepada BPKAD, untuk segera merealisasikan pembayaran ini. Harapannya, dengan pencairan lebih awal, masyarakat bisa segera memanfaatkannya," ungkap Zukri (20/3).
Lebih lanjut, Zukri menambahkan bahwa pencairan THR ini bukan hanya sekadar hak ASN, tetapi juga strategi untuk mendorong konsumsi masyarakat dan mempercepat perputaran ekonomi di Kabupaten Buol.
Pemda bertujuan pencairan THR ini dapat memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi lokal, terutama bagi pelaku usaha kecil dan menengah yang mengandalkan momentum Ramadan dan Idulfitri untuk meningkatkan pendapatan.
"Keinginan Bupati Bowo, dibayarkannya THR ini dapat meningkatkan daya beli, mendorong tingkat konsumsi, dan mempercepat perputaran ekonomi masyarakat," tambah Zukri.
Dengan cairnya dana ini, Bupati berharap ASN dan perangkat desa dapat menggunakannya secara bijak untuk memenuhi kebutuhan Lebaran serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Editor: Syam Manto